Zhernia's_niar

Just another WordPress.com weblog

NUTRISI

NUTRISI
Nutrisi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan. Nutrisi didapatkan dari makanan dan cairan yang selanjutnya diasimilasi oleh tubuh.
Penelitian di bidang nutrisi mempelajari hubungan antara makanan dan minuman terhadap kesehatan dan penyakit, khususnya dalam menentukan diet yang optimal. Pada masa lalu, penelitian mengenai nutrisi hanya terbatas pada pencegahan penyakit kurang gizi dan menentukan standard kebutuhan dasar nutrisi pada makhluk hidup. Angka kebutuhan nutrisi (zat gizi) dasar ini dikenal di dunia internasional dengan istilah Recommended Daily Allowance (RDA). Seiring dengan perkembangan ilmiah di bidang medis dan biologi molekular, bukti-bukti medis menunjukkan bahwa RDA belum mencukupi untuk menjaga fungsi optimal tubuh dan mencegah atau membantu penanganan penyakit kronis. Bukti-bukti medis menunjukkan bahwa akar dari banyak penyakit kronis adalah stres oksidatif yang disebabkan oleh berlebihnya radikal bebas di dalam tubuh. Penggunaan nutrisi dalam level yang optimal, dikenal dengan Optimal Daily Allowance (ODA), terbukti dapat mencegah dan menangani stres oksidatif sehingga membantu pencegahan penyakit kronis. Level optimal ini dapat dicapai bila jumlah dan komposisi nutrisi yang digunakan tepat. Dalam penanganan penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan komplementer dapat membantu efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang bersamaan mengatasi efek samping dari pengobatan. Karena itu, nutrisi / gizi sangat erat kaitannya dengan kesehatan yang optimal dan peningkatan kualitas hidup. Hasil ukur bisa dilakukan dengan metode antropometri

INFO NUTRISI
Pengaturan nutrisi untuk asupan sehari-hari sangat dibutuhkan baik untuk bayi hingga manula. Tetapi terkadang karena kesibukan sehari-hari kita tidak dapat mengatur asupan tersebut.

Gambar. Piramida nutrisi
Sehingga banyak menimbulkan masalah kesehatan, baik kurang gizi atau kelebihan gizi atau nutrisi.
Sehingga untuk mengatasi masalah nutrisi dibutuhkan produk atau obat untuk mengatasinya. Untuk produk yang berkaitan dengan nutrisi dapat dibagi sebagai berikut :
1. Nutrisi bayi
2. Produk nutrisi lainnya
3. Larutan parenteral
4. Tonik
5. Perangsang nafsu makan
6. Anti obesitas
Sumber nutrisi terbaik dari bayi sudah pasti air susu ibu. Akan tetapi karena adanya kendala pada waktu pemberian air susu ibu baik dari si ibu maupun bayinya sehingga dibutuhkan asupan nutrisi selain dari air susu ibu. Bila dibutuhkan, produk nutrisi bayi ini ada yang untuk pengganti ASI ataupun pelengkap ASI dengan bentuk sediaan susu ataupun biskuit.
Pada anak-anak hingga orang dewasa terkadang juga diperlukan tambahan nutrisi dalam bentuk susu baik untuk keseluruhan nutrisinya atau penekanan pada salah satu jenis nutrisi misalnya kalsium untuk mencegah osteoporosis.
Pada keadaan tertentu dimana penderita tidak dapat mengkonsumsi nutrisi dengan jalur oral digunakan sediaan larutan parenteral dengan jalur intra vena (melalui pembuluh darah) yang biasa berupa infus.
Produk tonikum atau tonik digunakan untuk berbagai masalah yang spesifik dengan produk spesifik juga. Misalnya untuk meningkatkan fungsi jantung, meningkatkan energi, meningktakan aktivitas spesifik dari sistem imun dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Masalah lain dalam hal nutrisi adalah kurangnya atau hilangnya nafsu makan sehingga menimbulkan kekurangan nutrisi untuk mengatasi hal tersebut digunakan sediaan obat atau vitamin. Biasanya sediaan obat tersebut mengandung curcumin, kombinasi dari beberapa vitamin B atau lysin, yang dikombinasi dengan vitamin lainnya.
Permasalahan lain yang berkaitan dengan nutrisi adalah obesitas. Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.
Setiap orang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, penyerap guncangan dan fungsi lainnya.
Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah sekitar 25-30% pada wanita dan 18-23% pada pria.
Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas.
Seseorang yang memiliki berat badan 20% lebih tinggi dari nilai tengah kisaran berat badannya yang normal dianggap mengalami obesitas.
Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok:
• Obesitas ringan : kelebihan berat badan 20-40%
• Obesitas sedang : kelebihan berat badan 41-100%
• Obesitas berat : kelebihan berat badan >100%.
Obesitas berat ditemukan sebanyak 5% dari antara orang-orang yang gemuk.
Dibanding pria, wanita lebih mudah mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Salah satu faktor yang menyebabkannya adalah fase hidup wanita yang berbeda dari pria. Kekurangan zat gizi saat dalam kandungan, haid dini, berat badan yang berlebihan ketika hamil, dan aktivitas fisik yang berkurang akibat menopause, mengakibatkan wanita rentan terhadap obesitas.
Di apotik online medicastore anda dapat mencari produk yang berkaitan dengan permasalah gizi atau nutrisi yang telah diresepkan dokter atau yang anda butuhkan secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat sesuai kebutuhan anda.
5 Nutrisi Penting untuk Wanita
Posted by: sepatubalet on: August 13, 2009
[KOMPAS.com] Lebih dari 75% wanita tidak mencukupi kebutuhan hariannya akan vitamin atau mineral.
Mengonsumsi multivitamin memang baik, namun hal itu tetap tidak akan menggantikan nutrisi yang sesungguhnya. Bahan makanan yang mengandung vitamin dan mineral akan membantu menurunkan risiko berbagai penyakit seperti kanker dan serangan jantung. Di bawah ini Anda dapat melihat jenis vitamin dan mineral apa saja yang Anda butuhkan:
Vitamin D
Mengapa diperlukan: Vitamin D membantu Anda mempertahankan tulang yang kuat, mendongkrak imunitas, dan mencegah sel-sel kanker tumbuh, demikian menurut studi dari Harvard University . Suatu panel ahli menyatakan bahwa wanita di bawah usia 50 tahun membutuhkan 10 kali lebih banyak daripada yang direkomendasikan setiap hari.
Bagaimana mendapatkannya: Minum dua gelas susu yang mengandung vitamin D setiap hari. Selain itu, berjemur di bawah sinar UV juga memicu kulit untuk memproduksi vitamin D. Berjemurlah hingga 15 menit di udara terbuka antara pukul 11.00-14.00 dua kali seminggu. Gunakan krim matahari dengan SPF 8 atau di bawahnya, kata Joan Pleuss, R.D., ahli nutrisi dari Medical College of Wisconsin di Milwaukee. Namun jangan berlebihan melakukannya, apalagi jika keluarga Anda memiliki sejarah kanker kulit.
Magnesium
Mengapa diperlukan: Kadar magnesium yang rendah bisa menyebabkan migrain saat menstruasi, dan sakit kepala saat sedang stres, serta meningkatkan risiko diabetes.
Bagaimana mendapatkannya: Untuk pemula, makan saja seperti biasa. Dalam studi terakhir disebutkan, orang dewasa yang selalu sarapan, makan siang, makan malam, dan dua snack, lebih potensial memenuhi batas diet yang direkomendasikan (recommended dietary allowance, atau RDA) untuk magnesium, daripada yang tidak melakukannya. “Jumlah magnesium dalam makanan tidak banyak, jadi makan lebih banyak akan meningkatkan perbedaannya, ” ujar Pleuss. Bahan makanan yang paling dianjurkan: kacang-kacangan. Se-ons kacang jenis apa pun menawarkan 20% RDA (320 mg untuk wanita di atas 30 tahun).
Zat besi
Mengapa diperlukan: Kekurangan kadar zat besi dapat meningkatkan risiko anemia dan mengakibatkan kelelahan dan kerontokan rambut.
Bagaimana mendapatkannya: Adakan barbekyu! Tiga ons daging sapi menyediakan sekitar 20% RDA (18 mg untuk wanita di bawah 50 tahun). Begitu pula bila Anda mengonsumsi kedelai, tahu, bayam, meskipun zat besi dari bahan nabati tidak diserap dengan mudah oleh tubuh. “Tambahkan salad tomat atau potongan jeruk ke menu vegetarian. Vitamin C-nya akan membantu tubuh Anda memanfaatkan zat besi,” papar Dee Sandquist, R.D., seorang juru bicara American Dietetic Association.
Kalsium
Mengapa diperlukan: Kalsium sering disebut sebagai pembangun tulang, namun mineral ini juga mengurangi gejala PMS, seperti perubahan mood dan kram perut, sekitar setengahnya. Riset yang diadakan Columbia University menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kalsium dengan cukup memiliki risiko yang lebih rendah (sebesar 31%) terhadap kanker payudara pramenopause, serta menurunkan risiko sebesar 11% terhadap tekanan darah tinggi.
Bagaimana mendapatkannya: Lengkapi sarapan Anda dengan sereal atau susu, maka Anda sudah memenuhi kebutuhan kalsium Anda sebesar 51% daripada yang melewatkan sarapan atau memakan makanan lain. Pilih sereal degnan 10% atau lebih RDA (1.000 mg), makan satu sampai dua makanan berbahan susu setiap hari, dan konsumsi multivitamin yang mengandung kalsium.
Asam Folat
Mengapa diperlukan: Biasanya kita hanya mendengar bahwa asam folat dibutuhkan ibu hamil, namun semua wanita sebenarnya membutuhkannya. Riset membuktikan bahwa kekurangan asam folat akan meningkatkan risiko serangan jantung dan kanker usus besar.
Bagaimana mendapatkannya: Konsumsi salad. Wanita yang mengonsumsi salad setiap hari akan memenuhi RDA asam folat-nya sebesar 41% (400 mcg). Jika Anda hamil, ambil suplemen asam folat dengan RDA 100%.
A. Prinsip Gizi Pada Wanita Remaja Dan Dewasa
Masa remaja merupakan saat terjadinya perubahan-perubahan cepat dalam proses pertumbuhan fisik, kognitif dan psikososial. Pada masa ini terjadi kematangan seksual dan tercapainya bentuk dewasa karena pematangan fungsi endokrin. Pada saat proses pematangan fisik, juga terjadi perubahan komposisi tubuh.
Periode Adolesensia ditandai dengan pertumbuhan yang cepat (Growth Spurt) baik tinggi badannnya maupun berat badannya. Pada periode growth spurt, kebutuhan zat gizi tinggi karena berhubungan dengan besarnya tubuh.
Growth Spurt :
– Anak perempuan : antara 10 dan 12 tahun
– Anak laki-laki : umur 12 sampai 14 tahun.
Permulaan growth spurt pada anak tidak selalu pada umur yang sama melainkan tergantung individualnya. Pertumbuhan yang cepat biasanya diiringi oleh pertumbuhan aktivitas fisik sehingga kebutuhan zat gizi akan naik pula.
Penyelidikan membuktikan bahwa apabila manusia sudah mencapai usia lebih dari 20 tahun, maka pertumbuhan tubuhnya sama sekali sudah terhenti. Ini berarti, makanan tidak lagi berfungsi untuk pertumbuhan tubuh, tetapi untuk mempertahankan keadaan gizi yang sudah didapat atau membuat gizinya menjadi lebih baik. Dengan demikian, kebutuhan akan unsure-unsur gizi dalam masa dewasa sudah agak konstan, kecuali jika terjadi kelainan-kelainan pada tubuhnya, seperti sakit dan sebagainya. Sehingga mengharuskandia mendapatkan kebutuhan zat gizi yang lebih dari biasanya.
B. Faktor Yang Mempengaruhi Gizi Remaja Dan Dewasa
Faktor yang mempengaruhi gizi pada remaja dan dewasa :
– Kemampuan keluarga untuk membeli makanan atau pengetahuan tentang zat gizi.
– Pekerjaan
Data terbaru dari kesehatan nasional dan survey pengujian ilmu gizi (NHNES) menyatakan bahwa konsumsi energi wanita dari umur 11 sampai 51 tahun bervariasai, dari kalori yang rendah (sekitar 1329) sampai kalori yang tinggi (1958 kalori).
Konsumsi makanan wanita perlu mempertimbangkan kadar lemak kurang dari 30 % dan tinggi kalsium sekitar 800-1200 mg/ hari. Rata-rata RDA kebutuhan kalsium 1000 mg. selain itu, wanita juga harus memperhatikan unsur sodium, cara pengolahan makanan dan para wanita perlu membatasi makanan kaleng atau makanan dalam kotak.
C. Kebutuhan Gizi Seimbang
Pada anak remaja kudapan berkontribusi 30 % atau lebih dari total asupan kalori remaja setiap hari. Tetapi kudapan ini sering mengandung tinggi lemak, gula dan natrium dan dapat meningkatkan resiko kegemukan dan karies gigi. Oleh karena itu, remaja harus didorong untuk lebih memilih kudapan yang sehat. Bagi remaja, makanan merupakan suatu kebutuhan pokok untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya. Kekurangan konsumsi makanan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, akan menyebabkan metabolisme tubuh terganggu.
Kecukupan gizi merupakan kesesuaian baik dalam hal kualitas maupun kuantitas zat-zat gizi sesuai dengan kebutuhan faali tubuh.
Kebutuhan energi diperlukan untuk kegiatan sehari-hari maupun untuk proses metabolisme tubuh. Cara sederhana untuk mengetahui kecukupan energi dapat dilihat dari berat badan seseorang. Pada remaja perempuan 10-12 tahun kebutuham energinya 50-60 kal/kg BB/ hari dan usia 13-18 tahun sebesar 40-50 kal/ kg BB/ hari.
Kebutuhan protein meningkat karena proses tumbuh kembang berlangsung cepat. Apabila asupan energi terbatas/ kurang, protein akan dipergunakan sebagai energi.
Kebutuhan protein usia 10-12 tahun adalah 50 g/ hari, 13-15 tahun sebesar 57 g/ hari dan usia 16-18 tahun adalah 55 g/ hari. Sumber protein terdapat dalam daging, jeroan, ikan, keju, kerang dan udang (hewani). Sedangkan protein nabati pada kacang-kacangan, tempe dan tahu.
Lemak dapat diperoleh dari daging berlemak, jerohan dan sebagainya. Kelebihan lemak akan disimpan oleh tubuh sebagai lemak tubuh yang sewaktu- waktu diperlukan. Departemen Kesehatan RI menganjurkan konsumsi lemak dibatasi tidak melebihi 25 % dari total energi per hari, atau paling banyak 3 sendok makan minyak goreng untuk memasak makanan sehari. Asupan lemak yang terlalu rendah juga mengakibatkan energi yang dikonsumsi tidak mencukupi, karena 1 gram lemak menghasilkan 9 kalori. Pembatasan lemak hewani dapat mengakibatkan asupan Fe dan Zn juga rendah.
Kebutuhan vitamin dan mineral pada saat ini juga meningkat. Golongan vitamin B yaitu vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin) maupun niasin diperlukan dalam metabolisme energi. Zat gizi yang berperan dalam metabolisme asam nukleat yaitu asam folat dan vitamin B12. Vitamin D diperlukan dalam pertumbuhan kerangka tubuh/ tulang. Selain itu, agar sel dan jaringan baru terpelihara dengan baik, maka kebutuhan vitamin A, C dan E juga diperlukan.
Kekurangan Fe/ zat besi dalam makanan sehari-hari dapat menimbulkan kekurangan darah yang dikenal dengan anemia gizi besi (AGB). Makanan sumber zat besi adalah sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, hati, telur dan daging. Fe lebih baik dikonsumsi bersama dengan vitamin C, karena akan lebih mudah terabsorsi.
D. Pengaruh Status Gizi Pada Sistem Reproduksi
Kebutuhan energi dan nutrisi dipengaruhi oleh usia reproduksi, tingkat aktivitas dan status nutrisi. Nutrisi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan. Kekurangan nutrisi pada seorang yang mengalami anemia dan kurang berat badan lebih banyak akan melahirkan bayi BBLR (berat badan lahir rendah) dibandingkan dengan wanita dengan usia reproduksi yang aman untuk hamil.
E. Pendidikan Gizi Pada Wanita Remaja Dan Dewasa
Pendidikan gizi pada wanita remaja dan dewasa diperlukan untuk mencapai status gizi yang baik dan berperilaku gizi yang baik dan benar. Adapun pesan dasar gizi seimbang yang diuraikan oleh Depkes adalah:
1. Makanlah aneka ragam makanan.
Tidak satupun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi, yang mampu membuat seseorang hidup sehat, tumbuh kembang dan produktif. Makan makanan yang mengandung unsur-unsur gizi yang diperlukan oleh tubuh baik kualitas maupun kuantitas. Jadi, mengonsumsi makanan yang beraneka ragam menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur.
2. Makanlah makanan untuk mencukupi kecukupan energi.
Setiap orang dianjurkan untuk memenuhi makanan yanng cukup kalori (energi) agar dapat hidup dan beraktivitas sehari-hari. Kelebihan konsumsi kalori akan ditimbun sebagai cadangan didalam tubuh yang berbentuk jaringan lemak.
3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi.
Ada dua kelompok karbohidrat yaitu karbohidrat kompleks dan sederhana. Proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat kompleks berlangsung lebih lama daripada yang sederhana. Konsumsi karbohidrat kompleks sebaiknya dibatasi 50% saja dari kebutuhan energi sehingga tubuh dapat memenuhi sumber zat pembangun dan pengatur.
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai ¼ dari kecukupan energi.
Lemak dan minyak yang terdapat dalam makanan berguna untuk meningkatkan jumlah energi, membantu penyerapan vitamin (A, D, E dan K) serta menambah lezatnya hidangan. Mengonsumsi lemak dan minyak secara berlebihan akan mengurangi konsumsi makanan lain.
5. Gunakan garam beryodium.
Kekurangan garam beryodium mengakibatkan penyakit gondok.
6. Makanlah makanan sumber zat besi.

Zat besi adalah unsur penting untuk pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi berakibat anamia gizi besi (AGB), terutama diderita oleh wanita hamil, wanita menyusui dan wanita usia subur.
7. Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan MP-ASI sesudahnya.
ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, karena mempunyai kelebihan yang meliputi 3 aspek baik aspek gizi, aspek kekebalan dan kejiwaan.
8. Biasakan makan pagi.
Bagi remaja dan dewasa makan pagi dapat memelihara ketahanan fisik, daya tahan tubuh, meningkatkan konsentrasi belajar dan meningkatkan produktivitas kerja.
9. Minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya.
Aman berarti bersih dan bebas kuman.
10. Lakukan aktivitas fisik secara teratur.
Dapat meningkatkan kebugaran, mencegah kelebihan berat badan, meningkatkan fungsi jantung, paru dan otot serta memperlambat proses penuaan.
11. Hindari minum minuman beralkohol.
Sering minum minuman beralkohol akan sering BAK sehingga menimbukan rasa haus. Alkohol hanya mengandung energi, tetapi tidak mengandung zat lain.
12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
Selain harus bergizi lengkap dan seimbang, makanan harus layak dikonsumsi sehingga aman untuk kesehatan. Makanan yang aman yaitu bebas dari kuman dan bahan kimia dan halal.

May 31, 2010 - Posted by | Kuliah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: